
Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) resmi menerima izin penyelenggaraan program studi baru untuk jenjang Sarjana (S1) Teknik Informatika. Kepastian ini diperoleh melalui diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Nomor 907/B/O/2026, tentang Izin Pembukaan Program Studi Teknik Informatika Program Sarjana pada Universitas Muhammadiyah Maluku di Kota Ambon.
Surat Keputusan (SK) tersebut dikeluarkan melalui Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek. Kehadiran Program Studi S1 Teknik Informatika ini diharapkan mampu menjawab tantangan dan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di bidang teknologi informasi di kawasan Indonesia Timur, khususnya Provinsi Maluku.

Penyelenggaraan prodi baru di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas, relevan, serta berdampak nyata bagi masyarakat.
Rektor UM Maluku, Prof. Faris Al-Fadhat, Ph.D., menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin operasional tersebut. Ia menegaskan bahwa pembukaan prodi ini, dirancang khusus untuk merespons potensi besar generasi muda Maluku di bidang teknologi.
“Kami sangat bersyukur atas terbitnya izin operasional Program Studi S1 Teknik Informatika. Bagi kami, ini merupakan momentum strategis dan langkah nyata kampus, dalam menjawab tantangan era digitalisasi di kawasan timur Indonesia. Prodi ini dirancang untuk mencetak SDM unggul yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keislaman,” ujar Prof. Faris.
Ia menambahkan, hadirnya prodi ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa dan dosen melahirkan inovasi teknologi yang relevan dengan potensi serta karakteristik wilayah kepulauan Maluku.
“Ke depannya, kami berharap prodi ini dapat membuka jejaring kemitraan dengan pemerintah daerah, industri teknologi, serta lembaga-lembaga terkait guna menyediakan ruang magang dan penyaluran kerja yang efektif bagi mahasiswa,” lanjut Rektor.
Kehadiran prodi ini juga diyakini mampu meningkatkan aksesibilitas pendidikan tinggi, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri daerah di Maluku untuk menguasai teknologi tanpa harus berkuliah ke luar daerah.
“Izin operasional Prodi Teknik Informatika ini menjadi bukti nyata akselerasi perkembangan Universitas Muhammadiyah Maluku. Hanya dalam kurun waktu 8 bulan, UM Maluku berhasil menghadirkan enam program studi baru untuk masyarakat, yakni Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Administrasi Kesehatan, Bisnis Digital, Hukum Bisnis, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, dan yang terbaru Teknik Informatika,” tegas Prof. Faris.
Dengan hadirnya prodi baru ini, UM Maluku siap mencetak lulusan unggul yang menguasai bidang rekayasa perangkat lunak, kecerdasan buatan (artificial intelligence), keamanan siber, serta pengolahan data untuk mendukung percepatan transformasi digital regional maupun nasional.
Langkah strategis ini disambut hangat oleh seluruh civitas academica UM Maluku. Pihak kampus akan segera menindaklanjutinya dengan pembukaan penerimaan mahasiswa baru angkatan pertama, serta persiapan perkuliahan. (Humas)
