

Fakultas Perikanan dan Kehutanan (FPK) Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) gelar prosesi Yudisium Sarjana Angkatan ke-I Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung khidmat pada Kamis (09/04/2026). Momentum bersejarah ini menandai keberhasilan fakultas dalam meluluskan 28 sarjana baru yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Sebanyak 28 lulusan tersebut terdiri dari 12 orang dari Program Studi Perikanan Tangkap, 10 orang dari Program Studi Ilmu Kelautan dan 6 orang dari Program Studi Ilmu Kehutanan. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor I UM Maluku, Dr. Andi Thamrin, SP., M.Si., Wakil Rektor II, Dr. Imam Suprabowo, S.Sos.I., M.Pd.I., Dekan FPK, Dr. Nurainy Kaliky, S.Pi., M.Si., Kepala Lembaga Pendidikan dan Akademik, Halifah, M.Pd., serta jajaran ketua program studi dan dosen di lingkungan FPK.

Dalam sambutan Wakil Rektor I, Dr. Andi Thamrin, SP., M.Si., saat membuka acara, Ia mengungkapkan rasa bangga atas capaian mahasiswa angkatan pertama ini. Andi Thamrin menekankan pentingnya kepercayaan diri bagi para alumni untuk bersaing di dunia usaha, industri, dan kerja (DUDI).
“Momen yudisium ini juga menjadi waktu untuk saling memaafkan secara ikhlas jika ada kesalahpahaman selama masa studi. Atas rasa kebahagiaan hari ini, saya berharap para alumni bekerja dengan semangat dan tetap menjaga silaturahmi,” ujar Dr. Andi Thamrin.
Senada dengan itu, Wakil Rektor II, Dr. Imam Suprabowo, S.Sos.I., M.Pd.I., memberikan motivasi spiritual dengan mengutip QS. Az-Zumar Ayat 9 mengenai derajat orang berilmu. Sebagai Warek yang membidangi kemahasiswaan dan alumni, Ia menegaskan bahwa lulusan perdana memikul tanggung jawab moral sebagai teladan.
“Kalian harus memiliki adab yang baik dan menjadi inspirasi bagi adik-adik tingkat. Milikilah keberanian untuk tampil menjadi pembicara di berbagai forum alumni maupun forum lainnya,” tegas Dr. Imam Suprabowo.

Dekan FPK, Dr. Nurainy Kaliky, S.Pi., M.Si., tak kuasa menahan haru atas terselenggaranya yudisium perdana ini. Ia mengingatkan para lulusan bahwa predikat sarjana adalah awal dari tantangan yang lebih besar di masyarakat.
“Keberhasilan kalian adalah hasil kerja keras dan komitmen panjang. Kami berharap kalian menjadi agen perubahan (agent of change) yang bertanggung jawab di tengah masyarakat,” harap Dr. Nurainy.
Rasa bahagia juga menyelimuti Sarah Marisa Tehuayo, yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik dengan IPK 3,88. Baginya, lingkungan FPK UM Maluku sudah dianggap sebagai rumah kedua.
“Terima kasih kepada para dosen yang telah memberikan ilmu, mendidik, membimbing, serta menjadi orang tua sekaligus kakak bagi kami selama menempuh pendidikan,” ungkap Sarah penuh haru.
Pelaksanaan Yudisium Angkatan I ini menandai langkah historis Universitas Muhammadiyah Maluku, khususnya Fakultas Perikanan dan Kehutanan dalam melahirkan tenaga ahli yang andal dan berintegritas, terutama untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam di Maluku. (Humas)
