
Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) kembali menggelar agenda kajian bulanan bagi mahasiswa di lingkungan UM Maluku. Kajian rutin kali ini menghadirkan Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku, M. Hatta Ingratubun, sebagai narasumber utama, Jumat (18/09/2026).
Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa dari berbagai program studi di UM Maluku, dengan mengusung topik seputar Thaharah (bersuci). Pembahasan Thaharah dinilai sangat vital karena merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan ibadah seorang Muslim.

Dalam pemaparannya, M. Hatta Ingratubun menjelaskan bahwa thaharah adalah tindakan bersuci dari hadas dan najis agar ibadah yang dilakukan sah secara hukum Islam. Ia menekankan bahwa dalam susunan kitab-kitab fiqih, baik klasik maupun modern, pembahasan ibadah selalu diawali dengan bab thaharah. Hal ini menjadi isyarat bahwa setiap perbuatan dan pendekatan diri kepada Allah SWT harus dimulai dalam keadaan suci, baik lahir maupun batin.
”Thaharah tidak hanya berkaitan erat dengan ritual ibadah, tetapi juga mencakup interaksi sosial dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Kesadaran akan kesucian ini sangat penting, mengingat bahwa keabsahan banyak praktik keagamaan memerlukan kondisi suci untuk dapat dilaksanakan dengan sempurna,” jelas Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Maluku tersebut.
Menanggapi pelaksanaan kajian ini, Kepala LPPI UM Maluku, Ismail Borut, M.Pd., menegaskan komitmen lembaga dalam membina karakter dan pemahaman keislaman para mahasiswa secara berkelanjutan.
”Kajian bulanan ini merupakan bagian dari upaya LPPI UM Maluku untuk membekali mahasiswa tidak hanya dengan keilmuan akademis, tetapi juga dengan pemahaman agama yang mendalam dan aplikatif. Pemahaman tentang thaharah adalah fondasi awal. Jika bersucinya benar, maka ibadahnya akan sah, dan kesucian tersebut akan terpancar dalam perilaku serta akhlak mahasiswa sehari-hari di kampus maupun di tengah masyarakat,” tegas Ismail Borut.
Melalui agenda rutin ini, LPPI UM Maluku berharap seluruh mahasiswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai kesucian dan tertib ibadah dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menguatkan identitas religius civitas academica UM Maluku. (Humas)
