Jelang Mastamaru 2026, UM Maluku Cek Kesehatan Mahasiswa Baru

Menjelang pelaksanaan Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru (Mastamaru) Tahun 2026, Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) mulai memastikan kesiapan mahasiswa baru, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga kesehatan.

Sebanyak lebih dari 200 mahasiswa baru UM Maluku menjadi sasaran pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan selama empat hari, 14–17 September 2026, bertempat di Aula UM Maluku Lantai 6.

Pemeriksaan kesehatan hari pertama, Senin (14/9/2026), diikuti 55 mahasiswa dari Program Studi Administrasi Kesehatan dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan melibatkan tim Klinik Abu Sofyan Muhammadiyah yang terdiri atas dokter dan tenaga kesehatan pendukung, serta didukung Tim Kesehatan UM Maluku.

Salah satu panitia Mastamaru dari Divisi Kesehatan, Andriana Masita, S.K.M., M.K.M., yang juga merupakan dosen Program Studi Administrasi Kesehatan UM Maluku, mengatakan pemeriksaan dilakukan melalui beberapa tahapan sesuai prosedur, mulai dari registrasi, pemeriksaan tanda-tanda vital, kondisi kesehatan umum, hingga pemeriksaan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan.

“Pemeriksaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kondisi kesehatan mahasiswa dapat diketahui secara menyeluruh,” ungkap Andriana.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan mahasiswa. Jika ditemukan kondisi tertentu yang membutuhkan perhatian, mahasiswa dapat segera memperoleh arahan untuk pemeriksaan lanjutan sesuai kebutuhan.

“Tujuan pemeriksaan ini adalah agar kondisi kesehatan mahasiswa dapat diketahui sejak awal. Jika ditemukan gangguan kesehatan, dapat ditindaklanjuti lebih dini sehingga tidak mengganggu proses perkuliahan maupun aktivitas mahasiswa,” jelasnya.

Selain aspek deteksi dini, pemeriksaan kesehatan juga menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif UM Maluku dalam membangun kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.

Dari pemeriksaan hari pertama, secara umum kondisi kesehatan mahasiswa yang diperiksa berada dalam keadaan baik. Tidak ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan segera. Namun, terdapat beberapa temuan, seperti pada penglihatan ditemukan gangguan persepsi warna merah-hijau dan gangguan pendengaran, hal ini telah diarahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai kebutuhan.

Andriana menambahkan, pelaksanaan pemeriksaan sejauh ini tidak menghadapi kendala berarti. Koordinasi antara panitia, tim kesehatan, dan mahasiswa berjalan dengan baik sehingga seluruh rangkaian pemeriksaan dapat berlangsung tertib.

Pemeriksaan kesehatan akan dilanjutkan hingga 17 September 2026 dengan sasaran mahasiswa baru dari 11 program studi di UM Maluku.

“Kami berharap melalui pemeriksaan ini mahasiswa dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka sejak dini. Jika ada gangguan kesehatan, dapat segera ditindaklanjuti. Yang paling penting, kesehatan mahasiswa menjadi bagian dari perhatian universitas karena mahasiswa yang sehat akan lebih optimal dalam mengikuti proses pendidikan dan mencapai prestasi,” tutup Andriana.

Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen UM Maluku dalam mempersiapkan mahasiswa baru memasuki lingkungan perguruan tinggi. Tidak hanya siap secara akademik, mahasiswa juga diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan sebagai bagian penting dari keberhasilan menjalani proses pendidikan. (Humas)

  • rektorat@ummaluku.ac.id
  • +62 823-1335-9910 - Admisi UM Maluku
  • +62 813-1319-6697 - Humas Um Maluku
  • Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Permi no. 37 Silale-Kota Ambon. 97111 Alamat Kampus I. Universitas Muhammadiyah Maluku, Jl. Dr. Sitanala, Waringin, Kel Wainitu, Kec. Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku 97115